Logo

JANGAN MELEKAT

JANGAN MELEKAT

JANGAN MELEKAT

 

Ada suatu cara yang unik, yang dipakai di hutan – hutan Afrika untuk menangkap monyet.

 

Cara itu memungkinkan untuk menangkap monyet dalam keadaan hidup dan tidak cedera agar bisa dijadikan hewan percobaan atau binatang sirkus.

 

CARANYA SANGAT MANUSIAWI…

 

Sang pemburu monyet, akan menggunakan sebuah toples berleher panjang dan sempit dan menanamnya di tanah.

 

Toples kaca yang berat itu berisi kacang, ditambah dengan aroma yang kuat dari bahan – bahan yang disukai monyet.

 

Toples kaca itu diletakkan sore hari,  diikat/ditanam erat – erat ke dalam tanah.

 

Keesokan harinya, akan ditemukan monyet – monyet yang terperangkap, dengan tangan yang terjulur di dalam botol.


MENGAPA INI BISA TERJADI ???

 

Monyet – monyet tidak melepaskan tangannya sebelum mendapatkan kacang – kacang yang terdapat dalam toples kaca.

 

Mereka tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples kaca, lalu mengamati, menjulurkan tangan dan terjebak.

 

Monyet – monyet itu, tidak akan dapat terlepas dari toples kaca, sebelum dia melepaskan kacang yang digenggamnya.

 

Selama dia tetap mempertahankan kacang – kacang itu, selama itu pula dia terjebak.

 

Toples kaca itu terlalu berat untuk diangkat, sebab tertanam di tanah. Si Monyet tidak akan dapat pergi kemana – mana.

 

Kita mungkin tertawa dengan tingkah si monyet melihat kebodohannya yang terperangkap dalam toples kaca. Tetapi, mungkin, sesungguhnya, kita sedang menertawakan diri sendiri.

 

Betapa seringnya, kita menggenggam setiap permasalahan yang dimiliki, layaknya monyet yang menggenggam kacang.

 

Kita tidak mau memberi maaf, memendam setiap amarah, seakan – akan tidak mau melepaskan semuanya.

 

Seringkali, kita yang bodoh ini, membawa “toples – toples” itu kemana pun pergi.

 

Dengan beban yang berat, kita berusaha untuk terus berjalan dan tanpa disadari, terperangkap dengan persoalan yang dialami.

 

  • Bukankah lebih mudah jika melepaskan masalah yang lalu dan menatap hari esok yang lebih cerah ?

 

  • Bukankah lebih menyenangkan memaafak orang yang pernah berbuat salah ? Karena, kita pun juga bisa berbuat kesalahan yang sama.

 

  • Bukankah lebih nyaman, saat membagikan setiap masalah kepada orang lain/sahabat agar dicari penyelesaiannya daripada dipendam ?
User ID
Password

Promotion

Jumlah Pengunjung

1375341