Logo

LIMA PENYEBAB KEGAGALAN

LIMA PENYEBAB KEGAGALAN

LIMA PENYEBAB KEGAGALAN

 

Kegagalan akan selalu di alami di sepanjang perjalanan hidup kita. Namun demikian, kegagalan bukanlah akhir dunia, melainkan sebuah proses baru menuju kehidupan yang lebih baik.

 

Di dunia sales, kegagalan di dominasi oleh kesalahan yang dialami oleh individu itu sendiri yang berakibat pada kinerja team.

 

Berikut adalah masalah – masalah yang sering dialami oleh para Manager dalam organisasinya.

 

  • KURANG PERHATIAN.

 

Kebanyakan Manager, banyak yang tidak mau terlibat dalam perekrutan calon salesman.

 

Mereka biasanya mempercayakan perekrutan ini pada pihak HRD. Padahal untuk mendapatkan hasil terbaik, dibutuhkan orang – orang yang punya kriteria khusus.

 

Yang seharusnya mengetahui bakat – bakat khusus calon salesman adalah Manager. Untuk itu, dibutuhkan keterlibatan Manager dalam perekrutan.

 

  • KURANG FOKUS.

 

Banyak Manager yang hanya fokus pada hasil, pendapatan dan target. Tetapi apakah mereka pernah mengajarkan pada salesman bagaimana cara untuk mendapatkan itu semua ? Inilah juga yang menjadi masalah mereka.

 

Seharusnya saat menurunkan salesman ke pasar, para Manager telah membekali mereka dengan jurus – jurus bagaimana cara mengenalkan diri, memberikan kesan positif dan cara membeli ( saya kenal, saya percaya, saya respek).

 

  • KURANG MONITORING.

 

Masalah Manager tidak berhenti hanya pada tidak perhatian pada sistem dan proses penjualan tetapi juga tidak tahu bagaimana harus membimbing dan memonitor anak buah mengenai implementasi proses dan sistem dalam dunia penjualan.

 

Padahal membimbing dan memonitor adalah hal yang mutlak dilakukan oleh seorang Manager agar menghasilkan anak buah yang cemerlang.

 

Jika anak buah cemerlang, dipastikan bahwa Manager nya jauh lebih cemerlang. Ini akan berdampak pada kerja tim yang sukses dan pencapaian target yang sesuai seperti yang diharapkan.

 

  • KURANG KETRAMPILAN.

 

Orang – orang yang terlibat dalam dunia penjualan adalah yang paling banyak bertemu dengan orang. Karena itu, dibutuhkan sebuah ketrampilan berkomunikasi yang baik.

 

Nach karena salesman selalu dikaitkan dengan pencapaian target, para Manager terkadang lupa bahwa salesman harus mampu melakukan segmentasi (status sosial, perilaku dan gaya bicara).

 

Ini ada kaitannya dengan mirroring bahwa kita harus dapat menyesuaikan diri kita dengan orang yang tengah diprospek.

 

  • KURANG PENGETAHUAN

 

Para Manager seharusnya membekali para salesman nya dengan pengetahuan mengenai pembedaan antara Suspect (pelanggan yang kemungkinan membelinya tinggi) dan Prospek (pelanggan yang baru saja ditawari).

 

Ini selayaknya diberitahukan agar anak buah tidak membuang – buang waktu dengan pelanggan yang tidak ada keinginan untuk membeli. Masalah – masalah diatas memang sering ditemui.

 

Namun diharapkan dengan menyadari kesalahan tersebut, belum terlambat untuk memperbaikinya menjadi lebih kreatif, peka dan tanggap akan apa yang dibutuhkan pasar dan kemampuan anak buah kita.

User ID
Password

Promotion

Jumlah Pengunjung

1375330