Logo

ENAM KETRAMPILAN SEORANG PEMIMPIN

ENAM KETRAMPILAN SEORANG PEMIMPIN

ENAM KETRAMPILAN

 

SEORANG PEMIMPIN

 

 

Ada banyak cara untuk memotivasi orang lain mencapai sasaran atau menyelesaikan suatu tugas maupun mengatasi persoalan atau tantangan yang dihadapinya.

 

Salah satu karakteristik utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kemampuannya untuk memotivasi orang lain dalam mencapai tujuan atau misi dari organisasinya.

 

Seorang pemimpin yang tidak mampu memotivasi orang – orangnya, tidak lebih dari seorang penunjuk jalan, yang tahu ke mana harus pergi tetapi sepenuhnya tidak dapat mengendalikan mereka yang dipandunya.

 

Kemampuan seorang pemimpin untuk memotivasi anggota timnya sangat dipengaruhi oleh kecerdasan emosinya (EQ – nya).

 

Paling tidak ada 6 keterampilan yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin, sebelum dia dapat memimpin orang lain, yaitu :

 

1.- MENGENALI EMOSI DIRI.

 

Keterampilan ini meliputi kemampuan mengidentifikasi apa yang sesungguhnya dirasakan.

 

Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, kita harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan.

 

Ketidakmampuan untuk mengenali perasaan membuat kita berada dalam kekuasaan emosi kita, artinya kita kehilangan kendali atas perasaan kita yang pada gilirannya membuat kita kehilangan kendali atas diri dan hidup kita.

 

 

2.- MENGELOLA EMOSI DIRI SENDIRI

 

Ada beberapa langkah dalam mengelola emosi diri sendiri yaitu

 

  • Menghargai emosi dan menyadari dukungannya kepada kita.

 

  • Berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi dengan meyakini bahwa kita pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya.

 

  • Dengan bergembira mengambil tindakan untuk menanganinya.

 

Kemampuan mengelola emosi adalah bentuk pengendalian diri (self controlled) yang paling penting dalam manajemen diri, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya.

 

3.- MEMOTIVASI DIRI SENDIRI

 

Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk memberi perhatian, untuk memotivasi diri sendiri (ACHIEVEMENT MOTIVATION).

 

Kendali diri emosional adalah menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang.

 

Keterampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang.

 

Orang – orang yang memiliki keterampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apa pun yang mereka kerjakan.

 

4.- MENGENALI EMOSI ORANG LAIN

 

Mengenali emosi orang lain berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain.

 

Penguasaan keterampilan ini membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain.

 

Inilah yang disebut Stephen Covey sebagai komunikasi empatik.

 

Berusaha mengerti terlebih dahulu sebelum dimengerti. Keterampilan ini merupakan dasar dalam berhubungan dengan manusia secara efektif.

 

5.- MENGELOLA EMOSI ORANG LAIN

 

Jika keterampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antar pribadi maka keterampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain.

 

Manusia adalah makhluk hidup

 

yang emosional…

 

Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antar manusia.

 

Keterampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antar pribadi yang kokoh dan berkelanjutan.

 

Dalam dunia industri hubungan antar korporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antar individu.

Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain (baca : membina hubungan yang efektif dengan pihak lain) semakin tinggi kinerja organisasi itu secara keseluruhan.

 

6.- MEMOTIVASI ORANG LAIN

 

Keterampilan memotivasi orang lain adalah kelanjutan dari keterampilan mengenali dan mengelola emosi orang lain.

 

Keterampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan yaitu kemampuan :

 

  • Menginspirasi

 

  • Mempengaruhi dan

 

  • Memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

 

Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan membangun kerja sama tim yang tangguh dan handal.


3 JENIS MOTIVASI

 

Memotivasi orang lain bukan sekadar mendorong atau bahkan memerintahkan seseorang melakukan sesuatu, melainkan sebuah seni yang melibatkan berbagai kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain.

 

Paling tidak kita harus tahu bahwa seseorang melakukan sesuatu karena didorong oleh motivasinya.

 

Ada tiga jenis atau tingkatan motivasi seseorang yaitu :

 

A.- FEAR MOTIVATION

Fear motivation adalah motivasi yang didasarkan atas ketakutan (fear motivation).

 

Dia melakukan sesuatu karena takut jika tidak maka sesuatu yang buruk akan terjadi, misalnya :

  • Orang patuh pada Bos karena takut dipecat
  • Orang membeli polis asuransi karena takut jika terjadi apa – apa dengannya anak – istrinya akan menderita.

 

B.- ACHIEVEMENT MOTIVATION

 

Achievement motivation adalah motivasi karena ingin mencapai sesuatu (achievement motivation).

 

Motivasi ini jauh lebih baik dari motivasi yang pertama, karena sudah ada tujuan di dalamnya.

 

Seseorang mau melakukan sesuatu karena dia ingin mencapai suatu sasaran atau prestasi tertentu.

 

C.- INNER MOTIVATION

Inner motivation adalah motivasi yang didorong oleh kekuatan dari dalam (inner motivation) yaitu karena didasarkan oleh misi atau tujuan hidupnya.

 

Seseorang yang telah menemukan misi hidupnya bekerja berdasarkan nilai (values) yang diyakininya.

 

Nilai – nilai itu bisa berupa rasa kasih (love) pada sesama atau ingin memiliki makna dalam menjalani hidupnya.

 

Orang yang memiliki motivasi seperti ini biasanya memiliki visi yang jauh ke depan.

 

Baginya bekerja bukan sekadar untuk memperoleh sesuatu (uang, harga diri, kebanggaan, prestasi) tetapi adalah proses belajar dan proses yang harus dilaluinya untuk mencapai misi hidupnya.

 

 

 

User ID
Password

Promotion

Jumlah Pengunjung

1369147